10 Tips Menumbuhkan Kepercayaan Diri Anak

10 tips menumbuhkan kepercayaan diri anak
Orang tua memiliki peran dalam membentuk kepercayaan diri anak, karena mereka merupakan lingkungan pertama yang dikenal anak. Oleh karena itu, perannya dalam mengasuh kehidupan anak sangat penting. Perilaku responsif merupakan salah satu peran yang harus dilakukan orang tua untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak.
Orang tua yang responsif terhadap kebutuhan anaknya akan membuat sang anak merasa dicintai dan dihargai. Anak akan merasa mereka memang pantas untuk dicintai.Perasaan anak tersebut akan menumbuhkan kepercayaannya pada dunia luar dan juga pada dirinya sendiri.  Berikut 10 tips menumbuhkan kepercayaan diri anak, yakni :

1. Bicara dengan anak. 

Komunikasi yang efektif itu penting untuk membangun hubungan sehat dan langgeng antara orang tua dan anak. Anak anda mungkin bingung serta memiliki banyak pertanyaan tentang dunia ini, anak anda bisa saja merasa tidak bisa dan merasa tidak nyaman dengan kondisi sekitarnya. Maka untuk membangun kepercayaannya dirinya, anda bisa bekerja sama untuk memberi pengertian dan mencoba mencari solusinya.

2. Bantu anak menemukan kegiatan yang membuatnya senang.

Beberapa anak dilahirkan dengan suara yang luar biasa, beberapa memiliki telinga yang baik untuk musik, dan lainnya memiliki struktur tulang dan otot yang bisa membuat mereka menjadi atlet hebat, atau memiliki imajinasi luas untuk bercerita. Cari tahu apa bakat alami anak anda dan bantulah agar ia terlibat dalam kegiatan yang paling menyenangkan untuknya. Menari, melukis, bermain musik, atau sesuatu yang lebih pragmatis seperti matematika semuanya adalah pilihan yang baik. Hanya saja, pastikan anak anda termotivasi.

3. Jadilah pemaaf dan contohkan anak anda bahwa kasih sayang merupakan kebaikan. 

Semua orang membuat kesalahan dan itu adalah bagian dari pendewasaan dan langkah penting dalam mencapai kebijaksaaan. Dengan berlatih memaafkan, anda membiarkan anak tahu bahwa apapun kesalahan yang telah dibuat seseorang karena sejumlah alasan, kita bisa memaafkan. Hal ini juga menunjukkan kepada anak, bahwa meskipun orang terkadang berdebat dan perasaannya terluka, cobalah berempati dan berkompromi. Anak anda akan mempelajarinya dari anda dan mulai berlatih memaafkan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Ajarkan anak untuk fokus dalam membangun hubungan bermakna, mencari kebahagiaan dan berusaha sukses. 

Ajarkan anak anda tentang nilai persahabatan sejati dan bagaimana orang lain bisa membantu membuat anda lebih kuat. Ajarkan mereka beralih ke ratusan hal kecil yang positif dalam hidupnya ketika mencari kebahagiaan serta menjadi gigih. Kegagalan hanya kesempatan untuk datang kembali bahkan lebih kuat dan ada teman-teman baik akan selalu mendukung. Tak ada cara yang lebih baik membantu anak membangun harga dirinya dibandingkan menunjukkan kepada mereka nilai dari orang lain.

5. Ajarkan anak menetapkan cita-cita. 

Bukan ide yang baik memberikan pujian sepanjang waktu kepada anak anda. Berikan mereka gambaran yang realistis dari diri mereka serta kemampuannya. Biarkan mereka memilih, tapi tawarkan alternatifnya. Bantu anak-anak merumuskan beberapa tujuan jangka pendek yang mudah dicapai dengan kerja keras dan tujuan yang lebih kecil untuk jangka panjang tapi masih dalam jangkauan. Misalnya, jika anda mendaftarkan kelas beladiri, tujuan jangka pendeknya adalah bisa menguasai gerakan tertentu dan berlatih minimal 2 jam setiap hari, sementara tujuan yang lebih besar mungkin turnamen kejuaraan. Akhirnya, mereka akan berusaha meningkatkan dan memenangkan beberapa kompetisi yang lebih besar. Ketika mereka mencapai cita-citanya, mereka merasa lebih percaya diri dan lebih bahagia.

6. Ajarkan anak  teratur dan belajar untuk hasil terbaik.

Banyak orang percaya belajar adalah duduk dan menatap buku selama berjam-jam. Ini bisa menyebabkan anak frustasi dan percayalah dia tak menjadi pintar. Seorang anak membutuhkan keseimbangan yang baik antara belajar, melakukan tugas mereka, dan bersenang-senang. Keseimbangan itu hanya bisa dicapai dengan mengatur waktu secara efektif.

7. Ikutkan anak di kelas yang fokus pada aktifitas fisik. 

Pikiran yang sehat berada dalam tubuh sehat. Latihan fisik di siang hari tak hanya bermanfaat untuk kesehatan anak, tapi juga membantu mengembangkan tubuh yang kuat dan lincah yang bisa dibanggakan.
Sambil berolahraga akan memungkinkan anak-anak meningkatkan keterampilan sosialnya.

8. Kesempatan bermain dengan anak.

Beberapa kontak emosional dan fisik dengan orang lain setiap hari sangat penting bagi anak. Curahkan waktu untuk mendengarkan cerita mereka, terlibat dalam beberapa kegiatan kreatif dan ajarkan mereka beberapa keterampilan berharga. Apapun yang dibuat menjadi sebuah mainan akan menciptakan banyak kesempatan agar anak mau bekerja tim, memecahkan masalah, dan mengekspresikan dirinya secara bebas.

9. Bisa menjadi teladan baik.

Anak-anak hanya menyerap informasi dari lingkungan sekitarnya dan akan beralih ke anda sebagai sumber utama informasi tentang prilaku yang bisa diterima. Pastikan anda menunjukkan kepada anak bagaimana seseorang harus bersikap, jangan hanya memberitahukan apa yang harus mereka lakukan dan kemudian lakukan apa yang sering anda katakan agar mereka tak lakukan. Jika anak melihat orangtuanya tak takut mengekspresikan dirinya, maka mereka akan mencoba menjadi baik kepada orang lain dan sangat terbuka. Anak akan meniru perilaku percaya diri ini dalam hidup mereka.

10. Ajarkan anak tanggung jawab dan kerja keras. 

Anak tak boleh diberlakukan standar yang tinggi sama seperti orang dewasa. Jika anak mengerti mengapa mereka perlu melakukan pekerjaan mereka, ia akan memiliki pandangan yang berbeda tentang kehidupan. Anak-anak sering senang untuk membantu orang tua mereka dan merasa bangga ketika mereka berkontribusi. Dengan cara ini, anak-anak tahu bahwa mereka mampu dalam banyak hal dan orang-orang bergantung padanya. Hal ini akan membangun karakter dan membantu membangun kepercayaan diri pada anak.
Saat ingin membantu anak membangun rasa percaya dirinya, penting diingat, berkomunikasilah, habiskan waktu dengannya dan biarkan mereka membuat pilihan sendiri.

Semoga bermanfaat ..

Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar